Pemerintahan Yosia dan Yoahas

Masa-masa Pemerintahan Yosia  

Waktu Yeremia dipanggil oleh Allah, pembaruan hidup keagamaan sudah dimulai oleh Yosia (638-608 sM), yang telah menduduki takhta Yehuda 12 tahun (2 Tawarikh $34:4-7). Tapi barulah pada thn 621 sM, yaitu tahun ke-18 masa pemerintahannya, dia memulai pembaruan sistematis dalam hidup keagamaan dan kesusilaan Yehuda (2 Raja 23). Daya pendorong dilancarkannya pembaruan itu ialah ditemukannya waktu itu 'Kitab Taurat' di Bait Suci oleh Hilkia. Ketika itu Yeremia sudah 5 tahun menjadi nabi. 

Mungkin pasal 1-6 menceritakan keadaan di Yehuda sebelum pembaruan utama Yosia pada thn 622-621 sM. Perilaku bangsa itu busuk tak terperikan, mereka tak peka terhadap pengampunan yang disediakan Allah, dan lupa ancaman musuh yang tak terkalahkan. 

Selain Yeremia 11:1-8, yang boleh jadi mencakup petunjuk tentang perhatian Yeremia terhadap gerakan pembaruan Yosia, nabi ini tak meninggalkan suatu singgungan mengenai ke-12 tahun terakhir pemerintahan Yosia. Pada thn 608 sM Yosia tewas di Megido (2 Raja 23:29) dalam usahanya yang gagal melawan Firaun Nekho (610-594 sM), yang mengganti Psametikhus. Adalah wajar bila Yeremia menangisi kematian Yosia yang belum pada waktunya itu (Yeremia 22: 10a), dan yg menurut pendapatnya adalah raja yang baik (Yeremia 22:15 dab).



Raja Nekho terus mencampuri urusan Yehuda. Yoahas (atau Salum, Yeremia 22:11) mengganti Yosia, tapi tiga bulan kemudian dipecat oleh Nekho, yang membebankan kepada Yehuda upeti yang berat (2 Raja 23:31-33) dan mengangkat Yoyakim (atau Elyakim), adik Yoahas, menduduki takhta (2 Raja 23:34; 2 Tawarikh 36:2, 5). Yeremia meratapi turunnya Yoahas dari takhta dan pembuangannya ke Mesir (Yeremia 22: 10-12).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Singkat Terbentuknya Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB)

Kepemimpinan Perempuan dalam Gereja (suatu tinjauan Sosio-Teologis terhadap Kepemimpinan Pendeta Perempuan dalam Gereja Kristen Sulawesi Barat)

Laporan Baca : Buku Apakah Penggembalaan Itu ?