Pengertian Tentang Nabi
Nabi-nabi saat ini sering
mengartikan nabi sebagai orang yang bisa meramalkan masa depan. Nabi dalam
Alkitab memang mempunyai nubuat tentang masa depan, tetapi peran mereka dalam masyarakat
tidak semata-mata menubuatkan masa depan melainkan lebih banyak menyatakan
kebenaran. Keadaan Rohani suatu bangsa ada dalam pengawasan mereka dan mereka
mengatakan yang difirmankan oleh Tuhan.
Dalam jemaat purba tampil beberapa nabi (kis. 13:1; 1kor 12:28-29; ef. 4:11). Nabi adalah seseorang yang mempunyai hubungan istimewa dengan Allah sebagai “orang yang terpanggil” dan berhak untuk berbicara atau bertindak atas nama Allah. Istilah yang kedua yang dipakai ialah “abdi Allah”, yang menunjukkan bahwa seorang nabi, kesetiaan utamanya harus kepada Tuhan, dia harus mengabdikan diri secara mutlak untuk melayani Tuhan, dan dia harus memiliki persekutuan pribadi dengan Tuhan. Istilah yang ketiga ialah “ pelihat”, yang menekankan bahwa seorang nabi tidak akan tertipu oleh yang nampak secara lahiriah, tetapi akan menilai segala sesuatu dengan pandangan/ mata Tuhan sendiri. Nabi dapat menerima wahyu dan penglihatan khusus dari Tuhan, maka ia dapat menyampaikan kenyataan-kenyataan rohani yang tidak dapat dilihat oleh orang lain
Komentar
Posting Komentar