Manfaat Psikologi Kepribadian
Psikologi Kepribadian
dapat dibagi menjadi dua hal yaitu Psikologi dan Kepribadian. Dsini Psikologi
berasal dari bahasa inggris pshycology
dan bersumber dari bahasa yunani.Dari akar kata psyche yaitu jiwa, logos
berarti ilmu. Jadi psikologi yaitu ilmu jiwa. Sedangkan Kepribadian yang
berasal dari bahasa Inggris yaitu Personality
yang berarti kedok atau topeng. Kedok atau topeng yang dimaksudkan ialah untuk
menggambarkan perilaku atau watak seseorang.Jadi disini dapat disimpulkan bahwa
Psikologi Kepribadian merupakan Ilmu yang mempelajari tentang kejiwaaan untuk
menggambarkan suatu perilaku atau watak seseorang.
Tentu saja yang paling dapat merasakan betapa manfaat
mengetahui pribadi seseorang, pertama-tama dan terutama adalah orang atau
pribadi itu sendiri. Caranya yaitu dengan berintrospeksi. Yaitu dengan cara melihat
kepada diri sendiri. Dengan demikian ia akan dapat selau mengoreksi kekeliruan-kekeliruan yang telah diperbuatnya,
sehingga ia sendiri segera dapat merubah sebelum orang lain merubahnya. Orang
kedua yang seyogyanya mengenal pribadi seseorang adalah para pendidik. Baik itu
orang tua, guru-guru atau para pemimpin masyarakat. Dengan mengenal diri
seseorang, maka ia dapat bertindak dengan tepat, Misalnya bagaimana dia harus
berbicara, bagaimana ia harus bersikap, bagaimana cara yang disenangi, dan
sebagainya.
Manfaat psikologi kepribadian bagi guru dan calon guru yaitu
:
1.
Agar guru dapat mengenal sifat
anak-anaknya masing-masing, sehingga pelayanannya dapat mudah diterima oleh
sianak.
2. Guru mendapat kesempatan seluas-luasnya, untuk
memberikan pembinaan lebih jauh dan mendalam terhadap bakat, hobi, dan kegemaran anak-anaknya,
yang nantinya demi kehidupan anak dikemudian hari.
3.
Dengan mengenal sifat anak itu, seorang guru akan dapat mencegah kemungkinan
timbulnya frustasi bagi anak dan itu berarti suatu sukses besar didalam proses
belajar mengajar.
4.
Dengan mengetahui keadaan pribadi si anak, guru akan dapat dengan tepat memperlakukannya,
menolongnya dan sebagainya sehingga dengan demikian, maka dapat diharapkan si anak segera dapat disertai
tanggungjawab sendiri, yang berarti dapat dalam waktu singkat mencapai
kedewasaannya.
5.
Dengan mengenal anak-anaknya itu, guru akan terhindar dari kemungkinan timbul konflik dengan
anak-anaknya sendiri, yang berarti bahwa guru telah kehilangan wibawa dimata
murid-muridnya.
Pembentukan
Kepribadian :
Pembentukan
kepribadian dalam teori psikologi kepribadian terdiri atas:
Pengaruh
biologis atau genetis.
Pengaruh lingkungan yang terdiri atas
pengalaman secara umum, yakni dipengaruhi oleh keyakinan, kebiasaan, dan
norma-norma yang diyakini oleh masyarakat dimana individu itu berinteraksi,
serta pengalaman unik, yakni berasal dari reaksi individu secara unik dalam
menghadapi tekanan dan hambatan sosial.
Konsistensi Karakteristik Kepribadian
Karakteristik kepribadian individu memiliki konsistensi yang cukup
tinggi. Konsistensi tinggi ini biasanya dimiliki oleh subjek dewasa dan
cenderung mengalami perubahan-perubahan saat usia remaja.
Komentar
Posting Komentar