Laporan Baca :Dekonstruksi Kebenaran
Laporan Baca :Dekonstruksi Kebenaran
Tata isi : Hendra
C. kesimpulan;
Berdasarkan teori Sigmund Freud tentang agama, berbagai bentuk pemahamannya misalnya Oedipus Kompleks, yang membawa manusia kepada kejahatan (membunuh ayah mereka), kemudian menjadikan ayah mereka sebagai tuhan dan berjanji manahan hasrat seksual sebagai bentuk bakti kepadanya. Dari teori tentang agama ini sangatlah berbeda jauh dengan ajaran agama Kristen akan tetaoi bagaimana pun cara orang lain dalam beragama janganlah kita mempersalahkan agama mereka, kerena itulah yang mereka anggab benar dan itulah yang mereka anggap sebagai juruslamat atau keyakinan yang membawa mereka kepada kehidupan yang kekal, karena apa bila mereka mati maka roh mereka akan tinggal bersama tuhan mereka yaitu ayah mereka yang mereka sendiri bunu lalu menganggapnya sebagai tuhan (Oedipus Kompleks). Bagi kita orang Kristen sudah jelas melalui pengorbananYesus Kristus kita suda di tebus dari dosa dan sebagai orang Kristren harus yakin bahwa kita suda selamat hanya saja bagaimana cara kita mempertahankan keselamatan itu dalam Iman. Janganlah kita terombang-ambing oleh agama kepercayaan yang lain.
Tata isi : Hendra
Buku ini sangat
menarik di mana di dalamnya membahas tentang berbagai macam agama-agama atau
suatu kepercayaan yang dianut oleh manusia sendiri. Dari berbagai macam agama
inilah jangan sampai kita terombang ambing karena berbagai macam agama-agama
dan pada akhirnya kita sendiri yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus menjadi
pengikut-pengikut agama lain. Meskipun tedapat berbagai macam agama, seperti
agama suku, dan agama-agama lainnya, janganlah kita mengklayim bahwa agama mereka
salah akan tetapi kita harus menelusuru terlebi dahulu tentang agama mereka,
apakah mengara ke hal-hal yang positif atau lebih mengara terhadap hal-hal
negatif, janganlah kita menghakimi agama orang lain karena pada akhirnya kita
sebagai orang Kristen akan di hakimi.
Dari berbagai
segi sudut segi atau pandangan tentang agama menurut beberapa teori yang
mengemukakan tentang agama, beragam macam agama yang akan kita telusuri seperti
apa dan bagaimana proses berjalannya suatu agama tersebut.Misalnya teoriTylor mengatakan bahwa agama adalah kepercayaan kepada yang
spiritual, sedangkan teori Durkheim menganggap
bahwa agama tidak lebih dari sekedar perhatian terhadap yang sakral yang
kemudian mengidentifikasikan yang sakral itu ke dalam tatanan sosial, baginya
masyarakatlah yang sebenarnya di semba sebagai Tuhan.
memahami tentang seluk beluk agama, dapat
memahami agama dari berbagai macam teori-teori, menguraikan teori asal usul
agama, mampu menjelaskan hubungan agama dan budaya. Akan tetapi Sesuai dengan
laporan baca, poin yang akan di selesaikan yaitu “ mampu menguraikan pengalaman
beragama menurut teori Sigmund Freud”.
Pruedn sendiri merupakan penolak
yang begitu kompleks terhadap agama, tidak menemukan satu alasan pun untuk
percaya kepada Tuhan, sehingga ia menganggap ritual keagamaan tidak punya arti
dan manfaat apa pun dalam kehidupan ini. Menurutnya agama tidak datang dari
Tuhan yang Esa atau tuhan-tuhan yang lain, sebab tuhan-tuhan itu memang tidak
ada dan juga bukan berasal dari suara hati dalam perenungan tentang dunia yang
biasanya membawa kepada kebenaran. Munculnya kepercayaan di temukan dalam
Oedipus Kompleks, dalam emosi-emosi yang terpisah dalam diri manusia yang
membawa mereka kepada kejahatan besar pertama (membunuh ayah mereka), dan
kemudian menjadikan ayah sebagai tuhan demi mengabulkan keinginan sang ayah
mereka. Tuhan dengan segala kekuatannya bisa menghilangkan ancaman alam. Kepercayaan
kepada Tuhan memberikan ketenangan dalam menghadapi kematian dan imbalan pahala
karena mau dikekang oleh moral yang ditetapkan oleh peradaban. Kematian
bukanlah hal yang menyakitkan karena telah yakin bahwa roh yang fana akan lepas
dari raga dan akan tinggal bersama Tuhan. Frued menjelaskan pengalaman di alam
mimpi sebagai suatu yang berbeda dari aktifitas di alam sadar maupun pra-sadar.
Mempergunakan lapisan yang berasal dari wilayah lain dari pikiran yang sangat
dalam, tersembunyi, banyak dan sangat kuat (alam bawa sadar). Menurut Freud,
kepercayaan melalui gambar ilusi/ sesuatu yang khusus, ilusi adalah satu
keyakinan yang kita pagangi dan haru selalu benar. Keyakina akan menjadi orang
besar, ini adalah salah satu contoh dalam kasus ini. Juga dengan tegas
mengatakan bahwa kepercayaan kepada Tuhan Bapa bukanlah sebuah delusi(suatu
yang di inginkan jadi nyata, tapi semuaorang tahu hal itu tidak mungkin).
Walaupun dia memandang pembicaraantentang benar tidaknya doktrin keagamaan
tidak termasuk dalam cakupan penyelidikan saat ini, karena kita telah sama-sama
tahu bahwa agama adalah, yang dalam istilah psikologis, disebut ilusi. Oleh
sebab itu Freud mengatakan bahwa ajaran agama sebenarnya bukanlah wahyu dari
Tuhan, dan juga bukan konklusi logis yang berasal dari pembuktian ilmia. Ajaran
agama merupakan pikiran-pikiran dengan ciri utama yang khas; merupakan
pemenuhan bagi keinginan manusia yang paling tua, paling kuat dan paling
penting, rahasia kekuatan agama terletak pada kuatnya keinginan para pemeluk agama
itu sendiri. Agama tidak lebih dari dekedar kebiasaan-kebiasaan para
penganutnya dalam menggambarkan perasaan dan intuisi personal mereka belaka.
Dalam bahasa Freud, Agama adalah gangguan obsesi mental manusia secara
universal, sama seperti gangguan mental yang terjadi pada diri anak-anak. Agama
muncul karena Oedipus Kompleks, karena masalah yang terjadi dengan ayah mereka.
Meninggalkan agama membawa akibat fatal bagi proses pertumbuhan, dan mendapati
diri dalam keadaan yang sangat kritis di tengah-tengah fase pertumbuhan. Freud
mengakui bahwa di masa lalu agama memang telah memberikan sumbangan kecil
kepada peradaban, seperti kepercayaan totem yang telah memberikan sumbangsinya
kepada masyarakat dengan upacara-upacara yang secara tidak langsung menghalangi
terjadinya pembunuhan dan incest. Agama sebagai keyakinan dan aturan-aturan
yang di peruntukan bagi masa kanak-kanak umat manusia. Agama menjadi suatu yang
tidak bisa dihindari, sama seperti tahap neurotis pada masa kanak-kanak
manusia, agama yang terdapat dalam awal sejarah manusia adalah bertanda dari
sebuah penyakit, dan keinginan untuk meninggalkan agama menjadi satu-satunya
indikasi yang menunjukkan “kesehatan” peradaban manusia. Agama bukanlah
pendorong utama dalam tingkah laku dan pemikiran manusia, sebab karakter agama
sebenarnya adalah pasif. Fungsi utamanya adalah merefleksikan suatu realitas
lain yang lebih kuat dan fundamental, yang terdapat di bawah perilaku agama itu
sendiri.
kekuatan dari
buku ini memberikan pengertian tentang seluk beluk perbedaan kepercayaan dalam
beragama,sedangkan kelemahan yaitu; sesuai dengan teori Sigmund Freud di mana
dalam menjelaskan tentang kepercayaan agamanya, tidak selalu konsisten dalam
penilaiannya. Pemikiran-pemikiran Freud perlu dikomentari bukan hanya dalam konteks
teorinya tentang agama, tetapi juga framework
ilmu psikoanalisa yang di jadikan pendukung pemikiran-pemikirannya.
C. kesimpulan;
Berdasarkan teori Sigmund Freud tentang agama, berbagai bentuk pemahamannya misalnya Oedipus Kompleks, yang membawa manusia kepada kejahatan (membunuh ayah mereka), kemudian menjadikan ayah mereka sebagai tuhan dan berjanji manahan hasrat seksual sebagai bentuk bakti kepadanya. Dari teori tentang agama ini sangatlah berbeda jauh dengan ajaran agama Kristen akan tetaoi bagaimana pun cara orang lain dalam beragama janganlah kita mempersalahkan agama mereka, kerena itulah yang mereka anggab benar dan itulah yang mereka anggap sebagai juruslamat atau keyakinan yang membawa mereka kepada kehidupan yang kekal, karena apa bila mereka mati maka roh mereka akan tinggal bersama tuhan mereka yaitu ayah mereka yang mereka sendiri bunu lalu menganggapnya sebagai tuhan (Oedipus Kompleks). Bagi kita orang Kristen sudah jelas melalui pengorbananYesus Kristus kita suda di tebus dari dosa dan sebagai orang Kristren harus yakin bahwa kita suda selamat hanya saja bagaimana cara kita mempertahankan keselamatan itu dalam Iman. Janganlah kita terombang-ambing oleh agama kepercayaan yang lain.
Sangat membantu. Terimakasih
BalasHapus