Guru-guru Palsu Di Kreta
Disini kita mempunyai gambaran
tentang guru-guru palsu
yang mengacau di kreta. Yang paling buruk diantara mereka adalah orang-orang
yahudi. Mereka berusaha membujukorang-orang kreta untuk beriman kepada dua
hal mereka mencoba mempengaruhi jemaat bahwa cerita sederhana
tentang yesus dan salib tidaklah cukup; agar benar-benar bijaksana, mereka
perlu mengetahui semua cerita yang sukar dipahami, silsilah panjang dan
kiasan-kiasan rumit parah rabi. Kemudian mereka mencoba mengajarkan pada jemaat
kreta bahwa anugerah tidaklah cukup. Untuk menyempurnakannya mereka perlu
menaati seluruh peraturan dan tata tertib tentang makanan dan pembasuhan yang
merupakan ciri khas yudisme.
Guru-guru palsu berusaha
mempengaruhi orang-oran bahwa mereka memerlukan lebih dari sekadar kristus dan
anugerah untuk di selamatkan.mereka adalah kaum intelektual, bagi mereka
kebenaran Allah terlalu sederhana dan terlalu bagus untuk dianggap benar. Satu
demi satu ciri-ciri guru-guru palsu ini kita perhatikan dengan seksama.
Mereka tidak tertib;mereka seperti
prajurit yang tidak setia,yang menolak mematuhi perintah komandannya. Mereka
menolak untuk menerima ajaran atau pengawasan gereja. Memang benar bahwa gereja
tidak bermagsud memaksa orang dalam kepercayaan yang seragam; namun ada hal tertentu
yan harus dipercayai seseorang untuk mejadi Kristen, yang apling utama adalah
bahwa kristus saja” sudah cukup.” Bahkan, digereja protestan pun disiplin
tidaklah dihilangkan.
Mereka mengeluarkan omongan yang
sia-sia, kata yunaninya mataiologoi, dan kata sifatnya adalah mataiyos, yang
berarti ‘sia-sia’, ‘kosong’,’tidak bermanfaat’ yaitu kata sifat yang dikenakan
untuk penyembahan kafir. Intinya adalah pemujaan yang tidak menghasilkan kebaikan
hidup. Di kreta orang-orang ini dapat berbicara dengan fasi, tetapi semua
pembicaraanya tidak bermanfaat untuk membawa seseorang satu langkah pun lebih
dekat pada kebaikan.
Kaum sinis biasanya mengatakan bahwa
semua pengetahuan yang tidak menguntungkan bagi kebajikan adalah sia-sia. Guru
yan sekadar menyediakan forum bai muridnya untuk kesenangan intelektual dan
diskusi spekulatif mengajar dalam kesia-siaan. Mereka adalah meyesatkan
pikiran. Mereka bukannya membawa orang kedalam keenaran, melainkan justru
menjauhkan dari kebenaran.
Komentar
Posting Komentar