Gereja Lahir dan Berkembang

Gereja Lahir dan Berkembang
<![endif]-->
Gereja lahir dan berkembang di bagi atas dua Negera besar, yaitu Kekaisaran Romawi dan Kerajaan Partia (sesudah th. 225 M : Persia). Kekaisaran Romawi  meliputi daerah-daerah disekitar Laut Tengah, Kerajaan Partia/Persia meliputi wilayah Irak dan Iran yang sekarang.
Dalam wilayah Kekaisaran Romawi dan Mesopotami (daerah Irak)  terdapat sejumlah besar agama suku. Akan tetapi, banya orang yang tidak puas lagi dengan agama-agama yang lama dan mencari jalan keselamatan dalam bermaca-macam aliran kebudayaan.
Dari sudut kebudayaan, yang paling menonjol ialah kebudayaan Helenisme. Kebudayan ini meneruskan kebudayaan Yunani dari zaman kejayaan Atena. (abad ke-5 dan ke-4 sM). Tetapi dalam Helenisme, kebudayaan Yunani ini telah bercampur dengan unsr-unsur yang bersal dari Asia Barat. Kebudayaan Helenisme paling kuat berakar di bagian Timur kekaisaran Romawi, terutama di kota-kota (mis. Alksandria, Antiokhia, di Palestina: Tiberias dan Kaisarea Filipi). Di daerah-daerah barat Kekaisaran Romawi dan di partia pengaruh Helenisme tidak begitu terasa. Malah, sebagian besar penduduk asli dai Asia Barat menolak kebudayaan itu dengan keras. Lingkungan Yahudilah yang paling mempengaruhi gereja dalam tahap pertama sejarahnya. Sikap moralitas itu akan muncul dalam sejarah gereja juga yakni apabila memandang Injil sebagai “Taurat Kristus”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Singkat Terbentuknya Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB)

Kepemimpinan Perempuan dalam Gereja (suatu tinjauan Sosio-Teologis terhadap Kepemimpinan Pendeta Perempuan dalam Gereja Kristen Sulawesi Barat)

Laporan Baca : Buku Apakah Penggembalaan Itu ?