BAB III Metodologi Penelitian : Studi Pedagogis Pembinaan Anak Berkarakter Kristus di Gereja




A.      Gambaran Umum Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Gereja Kristen Sulawesi Tengah, Jemaat Moria Angkona.
1.      Letak Geografis
Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Jemaat Moria Angkona adalah salah satu Gereja yang terletak di Kabupaten Luwu Timur, Kecamatan Angkona, Desa Tampina, Dusun Angkona. Sekitar 23 kilometer dari kota kabupaten Luwu Timur.
2.      Sejarah Ringkas GKST Jemaat Moria Angkona
Gereja Kristen Sulawesi Tengah Jemaat Moria Angkona, didirikan pada Tahun 1930-an oleh sebagian masyarakat yang ada pada wilayah tersebut. Menurut Pendeta Sopi Rut Parwata, M.Th, selaku pelayan di Jemaat ini, bahwa awal mula berdirinya Gereja ini berdiri, anggota jemaat hanya sekitar 25 orang saja, dimana ketua majelis yang pertama adalah Emmokuna.
Dalam Perkembangannya, Gereja ini terus mengalami pertumbuhan Anggota jemaatnya. Hingga pada saat ini, jumlah Kepala Keluarga dalam Jemaat tersebut sekitar 40 Kepala keluarga.[1]
B.       Jenis Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Kualitatif, yaitu metode yang dilakukan dengan pengamatan, wawancara, atau penelaahan dokumen.[2]
C.      Responden
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, narasumber atau responden adalah orang yang memberi atau yang menjadi sumber informasi.[3] Jadi nara sumber adalah orang yang mengetahui  informasi secara jelas.
Dalam penelitian ini, peneliti akan mewawancarai tiga (3) responden dalam jemaat itu sendiri.
D.      Teknik Pengumpulan Data
1.         Observasi
Pengamatan atau Observasi didasarkan atas pengalaman secara langsung dimana peneliti dapat melihat atau mengamati sendiri, kemudian mencatat perilaku dan kejadian sebagaimana yang terjadi pada keadaan yang sebenarnya.[4]
2.      Wawancara
Menurut Moh.Nasir, yang dimaksud dengan wawancara adalah proses dalam memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara (interview) sebagai pengacu atau pemberi pertanyaan dengan responden (interview) dengan menggunakan alat yang dinamakan interview guide.[5]
3.      Studi Kepustakaan
Studi kepustakaan digunakan untuk mencari kajian pustaka yang berhubungan dengan tujuan yakni untuk mencari landasan teori tentang model pembelajaran PAK.
E.       Teknik Analisis Data
Dengan mengunakan data yang diperoleh di lapangan  dengan mengunakan  observasi dan wawancara. merupakan data yang membutuhkan pengelolaan data analisis adalah untuk memperoleh bukti mengenai studi pedagogis yang di teliti.

Lampiran

A.      Instrumen Penelitian Wawancara
Berikut ini adalah daftar pertanyaan yang akan diajukan kepada Informan atau narasumber :
1.      Apakah pembinaan pendidikan karakter dalam konteks Pendidikan Agama Kristen yakni mengarah kepada karakter Kristus sudah di terapkan dalam Gereja ini ?
2.      Apakah Pembinaan Karakter anak merupakan salah satu program dari Gereja ini ?
3.      Ketika pembinaan karakter pada anak telah dilakukan dalam Lingkup Gereja, bagaimanakah respon anak tersebut ? apakah mereka sudah menerapkannya sesuai dengan pembinaan yang di berikan ?
4.      Apa saja kendala yang dialami ketika melakukan pembinaan karakter terhadap anak ?
5.      Bagaimana respon orang tua terhadap pembinaan karakter ini ?

DAFTAR PUSTAKA

Don S.Otis., Membina Anak Bermoral, Bandung : Kalam Hidup, 2003.
Marianne Jennings, The real Generation Gap, Imprimis, 1998.
Sumiyatiningsih, Dien, Mengajar Dengan Kreatif dan Menarik, Yogyakarta : Yayasan Andi, 2006.
Ekosusilo, Madyo,  Dasar-dasar Pendidikan, Semarang : Effar Offset Semarang, 1990.

Doni Koesoema A, Pendidikan Karakter : Strategi Mendidik Anak di Zaman Modern, Jakarta : Grasindo, 2007.
UU RI Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas.
Albertus, Doni Koesoema A, Pendidikan Karakter : Strategi Mendidik Anak di Zaman Global, Jakarta : Grasindo, 2010.
Yahya Khan, Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri, Yogyakarta: Pelangi Publishing, 2010

Heri Gunawan, Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi, Bandung : Alfabeta, 2012.

Kasmadi, Membangun Soft skils Anak-anak Hebat: Pembangunan karakter dan Kreatifitas Anak, Bandung : Alfabeta, 2013.

Tulisan Dr.Maidiantus Tanyid, M.th, Dalam Buku Pendidikan Agama Kristen Konteks Indonesia : Refleksi Karakterisitik Pendidikan Kristiani Kontekstual, “Pendidikan Kristen :Sebuah Filosofi Berbasis Gereja, Bandung : Kalam Hidup, 2013.

Henoch, Budhiadi, Pendidikan Agama Kristen : Selayang pandang, Bandung : Bina Media Informasi,2004.

Enklaar, Homrighausen, Pendidikan Agama Kristen,(Jakarta : Bpk Gunung Mulia, 2009.

Drs. Paulus Lilik Kristianto, M.Si., Th.M., Prinsip dan Praktik Pendidikan Agama Kristen, Yogjakarta: Yayasan ANDI, 2011.

J.M.Price, Yesus Guru Agung, Bandung : Lembaga Literatur Baptis, 1975
Stephen Tong,  Seni Membetuk Karakter Kristen, Surabaya: Momentum,  1995

Paulus Lilik Kristianto, Prinsip dan Praktik Pendidikan Agama Kristen, Yogjakarta: Yayasan ANDI, 2011.

Singgih D. Gunarsa & DRA. Yulia Singgih D. Gunarsa, Psikologi Praktis: Anak, Remaja dan keluarga, Jakarta : Bpk Gunung Mulia, 2004.

Wawancara dengan Pendeta Sopi Rut Parwata, M.Th.

Lexy J. Moleong, M.A, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2012.

Moh. Natzir, Metode Penelitian,  Jakarta : Ghalia Indonesia, 1998.

Dien Sumiyatiningsih, G.D. Th., M.A., Mengajar Dengan Kreatif dan Menarik, Yogyakarta : Yayasan ANDI, 2006.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Singkat Terbentuknya Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB)

Kepemimpinan Perempuan dalam Gereja (suatu tinjauan Sosio-Teologis terhadap Kepemimpinan Pendeta Perempuan dalam Gereja Kristen Sulawesi Barat)

Laporan Baca : Buku Apakah Penggembalaan Itu ?