Tugas: Manajemen Gerejawi

Tugas: Manajemen Gerejawi

1.      Identifikasi visi kepemimpinan yang berkembang dalam diri Yusuf dalam Kitab Kejadian.
 


a.       prinsip-prinsip kepemimpinan Yusuf dalam menghadapi prubahan
Ø  berpegang teguh pada Visi
Disini Yusuf dalam pasal-pasal berikutnya menceritakan tentang mimpi yang didalamnya diceritakan bahwa mimpinya memiliki makna Dia akan menjadi seorang pemimpin yang besar. Dari mimpi tersebut tentunya akan ada suatu perubahan besar dalam kehidupan Yusuf. Yusuf dalam menghadapi perubahan tersebut tentunya ia berpegan teuh pada Visi yang telah ditentukan oleh Allah baginya.

Ø  Visi berasal dari Allah
Dalam kejadian 39:2 menegaskan bahwa Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehinggah ia menjadi seorang yang selalu berhasildalam pekerjaannya. Ayat ini mengidikasikan bahwa Allah selalu meyertai Yusuf karena Yusuf yakin dan pecaya bahwa Visinya adalah dari Tuhan, oleh sebab itu Yusuf terus menyerahkan kehidupanya ditangan Tuhan. Dan visi yang dimiliki oleh Yusuf sangat kuat, hal itulah yang terus menjadi kekuatan baginya untuk menjalani kehidupan yang beitu berat dan mapu bertahan sampai menjadi seorang tokoh yang sangat populer di tanah mesir.
Ø  Visi yang disertai dengan karakter yang baik
Pemimpin Kristen tidak cukup jika hanya memiliki visi dan berpegang teguh pada visi itu, namun criteria visi yang benar selain bahwa visi itu berasal dari Allah ialah selalu disertai dengan karakter yang baik dari pemimpin tersebut
Ø  Sadar akan perubahan yang akan terjadi
Beberapa pasal dan ayat menceritakan tentang mimpi Firaun yaitu bahwa akan ada kemakmuran selama tujuh tahun dan kelaparan selama tujuh tahun. Dengan itu bahwa melalui mimpi tersebut Yusuf menyadari bahwa aka nada perubahan yang akan terjadi yaitu perubahan yan sangat besar, dengan kesadaranya itu Yusuf berhasil menjadi pemimpin di tanah Mesir.
1.      Visi kepemimpinan perkembangan dalam diri Nehemia sebagai pemimpin dalam kitab Nehemia 1 dan 2
Ø  Nehemia Pasal I
Nehemia adalah seorang pemimpin yang memiliki kelemah lembutan hati dan ketulusan serta takut akan Tuhan dalam mnjalani kehidupan itulah sebabnya Nehemia terus menyerahkan kehidupan serta terus menerus merangkul umat Israel lewat Doanya kepada Tuahn. Dalam Nehemia Pasal yang pertama menceritakan bagaimana kesungguhan hati seorang Nehemia kita bisa lihat dalam Doanya bahwa berjanji kepada Umat Israel bahwa ketika mereka mengikuti perintahnya maka semua orang-orang yang ada dipembuanan sekalipun berada diujung langit akan dikumpulkan kembali disuatu tempat dimana ia akan dikenang disana. Ini memberikan kita gambaran bahwa menjadi seorang pemimpin haruslah memiliki integritas yang baik untuk setiap yang dipimpinnya.
Ø  Nehemia pasal 2
Dalam pasal kedua ini, ada satu kata yang amat memiliki makna yaitu Diutus. Kata bermakna bahwa suatu tanggung jawab diberikan kepada Nehemia untuk pergi ke Yerusalem, dan ketika dia diutus dia menjalankan setiap perintah yang diembankan kepadanya dan ketika Nehemia tiba di  Yerusalem dia memiliki tekad yang luar bia yaitu kerinduan untuk membanun kembali tembok Yerusalem yang sudah runtuh. Pasal kedua ini memperlihatkan kisah dimana seorang Nehemia mampu untuk menerima utusan atau tanggung jawab secara bertanggung jawab dengan menaruh setiap apa yang diembankan baginya kepada Tuhan. Intinya ialah kesetiaanlah yang membuat kita mampu dalam menjalankan tanggung jawab tersebut.
 

 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Singkat Terbentuknya Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB)

Kepemimpinan Perempuan dalam Gereja (suatu tinjauan Sosio-Teologis terhadap Kepemimpinan Pendeta Perempuan dalam Gereja Kristen Sulawesi Barat)

Laporan Baca : Buku Apakah Penggembalaan Itu ?